Sering galau tentang masa depan di usia seperempat hidup (Quarter Life Crisis)
Dewasa, memang tidak mudah. Semakin dewasa semakin banyak permasalahan hidup, tanggung jawab, dituntut mandiri dan masih banyak tuntutan sosial di masyarakat. Masa transisi dari remaja menuju dewasa ini menyebabkan seseorang krisis emosi, merasa takut menghadapi masa depan, takut gagal dan bingung menentukan arah pilihan. Guncangan emosi di usia dewasa awal 18-30 tahun ini yang disebut quarter life crisis.
Orang yang berada di fase ini akan merasa kurang percaya diri terhadap masa depan, merasa gagal, hilang kebermaknaan hidup, menarik diri dari pergaulan dan kehilangan motivasi hidup. Fase transisi ini memang tidak mudah bagi seseorang karena pada transisi dari remaja menuju dewasa ini akan muncul persoalan hidup, seperti relationship, karir, keluarga maupun finansial. Penyebab utama dari QLC ini adalah tuntutan menjadi dewasa dan bertanggung jawab terhadap pilihan hidupnya.
Orang-orang di masa QLC sering bertanya pada diri sendiri
"aku harus apa?"
"aku harus bagaimana?"
"aku hidup untuk apa?"
"hidup kok gini-gini terus"
"orang-orang di usia ku sudah sukses, tapi aku...?"
"apakah aku bisa sukses?"
Hayoo... pertanyaan mana yang sering kamu lontarkan pada dirimu?
Terjebak dalam fase ini memang tidak mudah, tapi kalau kita bisa menyikapinya dengan bijak maka kita akan bisa berkembang lebih dewasa lagi. Segera keluar dari fase ini, agar kamu bisa bergerak maju dalam meraih mimpi mu :)
Beberapa cara yang bisa kamu lakukan dalam menghadapi fase ini adalah:
1. Bersabar dan menikmati proses diri mu
Setiap makhluk yang ada di dunia ini sudah dijamin rezekinya, mungkin pencapaian teman-teman mu lebih cepat, mungkin orang lain lebih sukses di usia segini. Setiap manusia memiliki time line dan kecepatan hidupnya masing-masing. Jalanmu dengan jalan orang lain tentu akan berbeda, bersabarlah dan nikmati jalanmu, berusaha semaksimal yang kamu bisa dan serahkan urusan dunia ini kepada Tuhan.
2. Lakukan hal yang membuatmu nyaman
Kamu bisa melakukan hobi yang kamu sukai, membaca buku untuk menambah wawasan mu, mendengarkan musik favoritmu. Lakukan hal positif yang membuatmu tenang dan nyaman.
3. Pilih lingkungan pertemanan yang baik
Lingkungan pertemanan yang baik akan mendukungmu dalam meraih apa yang kamu cita-citakan, tentunya juga berdampak postitif terhadap kondisi mentalmu.
4. Bersyukur
Sebelum tidur kebanyakan orang memikirkan hal-hal yang berkaitan dengan masa depan, kadang hal tersebut menyebabkan seseorang takut menghadapi masa depan. Sekarang tolong ubah perilaku itu dengan cara sebelum tidur mengingat hal positif apa yang sudah terjadi hari ini, mensyukuri hal tersebut dan tidurlah dengan nyaman.
Takut tambah dewasa? takut kecewa? tidak sesuai harapan? tidak ya!!
Komentar
Posting Komentar